Bougenville Alexandra


Bougainvillea Alexandra adalah kultivar dari tanaman Bougainvillea yang dikenal karena brakteanya yang berwarna cerah dan kemampuannya tumbuh sebagai tanaman merambat hias.[1] Tanaman ini populer di daerah tropis dan subtropis karena keindahannya serta ketahanannya terhadap kondisi lingkungan yang relatif kering.

Deskripsi dan Asal Usul

sunting

Bougainvillea Alexandra merupakan salah satu varietas Bougainvillea yang berasal dari Amerika Selatan.[1] Tanaman ini dikembangkan untuk menghasilkan warna braktea yang lebih mencolok dan pertumbuhan yang lebih optimal. Bougainvillea secara alami tumbuh di daerah beriklim hangat dan dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan dengan curah hujan rendah.[2]

Ciri-Ciri Tanaman

sunting

Bougainvillea Alexandra memiliki braktea berwarna ungu atau merah muda cerah yang mengelilingi bunga kecil berwarna putih. Tanaman ini dapat tumbuh hingga 5 meter saat ditanam di tanah terbuka, tetapi pertumbuhannya lebih terbatas jika ditanam dalam pot. Daunnya berbentuk lonjong dengan tekstur agak kasar, sementara batangnya berduri, yang membantu dalam proses perambatan pada pagar atau dinding.[3]

Tanaman ini berbunga sepanjang tahun di daerah beriklim hangat, dengan masa berbunga paling melimpah terjadi pada musim kemarau. Sistem perakarannya cukup kuat, memungkinkan tanaman ini bertahan di tanah dengan kadar nutrisi rendah.

Sejarah

sunting

Bougainvillea pertama kali ditemukan oleh penjelajah Prancis, Louis Antoine de Bougainville, pada abad ke-18 di Amerika Selatan. Sejak saat itu, tanaman ini telah mengalami berbagai pengembangan dan hibridisasi untuk menghasilkan varietas dengan warna dan daya tahan yang lebih baik. Bougainvillea Alexandra adalah salah satu hasil kultivasi yang populer di taman-taman Eropa dan wilayah tropis.[3]

Jenis dan Kultivtur

sunting

Bougainvillea memiliki banyak varietas dan kultivar, dengan berbagai warna braktea[2], termasuk:

  • Bougainvillea Barbara Karst – Braktea merah terang dengan pertumbuhan yang cepat.
  • Bougainvillea Golden Glow – Braktea berwarna kuning hingga oranye.
  • Bougainvillea Miss Alice – Varietas berbunga putih dengan daun lebih kecil.

Budidaya dan Perawatan

sunting

Bougainvillea Alexandra tumbuh optimal di daerah dengan sinar matahari penuh dan tanah dengan drainase yang baik. Tanaman ini membutuhkan penyiraman yang cukup tetapi tidak berlebihan, karena akar Bougainvillea rentan terhadap pembusukan akibat kelembaban berlebih.[1] Pemangkasan secara berkala dapat membantu merangsang pertumbuhan bunga yang lebih lebat dan mempertahankan bentuk tanaman.

Berikut adalah beberapa aspek penting dalam budidaya Bougainvillea Alexandra:

  • Iklim dan Tanah: Tumbuh optimal di daerah tropis dan subtropis dengan musim kemarau yang jelas. Memerlukan tanah yang subur dengan drainase baik.
  • Penyiraman: Tidak memerlukan terlalu banyak air; cukup disiram saat tanah mulai mengering.
  • Pemangkasan: Dilakukan setelah masa berbunga untuk menjaga bentuk tanaman dan merangsang pertumbuhan baru.
  • Hama dan Penyakit: Cukup tahan terhadap penyakit umum seperti embun tepung dan bercak daun.

Manfaat dan Penggunaan

sunting

Selain digunakan sebagai tanaman hias, Bougainvillea Alexandra juga memiliki beberapa manfaat lain:

  • Tanaman bonsai: Dapat dijadikan bonsai karena bentuk batangnya yang unik dan bunga yang menarik.
  • Erosi tanah: Akar Bougainvillea dapat membantu menahan tanah di daerah miring.

Referensi

sunting
  1. ^ a b c "Bougainvillier specto-glabra Alexandra - Bougainvillea". plantes-avenue.fr (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 2025-03-01. 
  2. ^ a b "Bougainvillea / RHS". www.rhs.org.uk (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-01. 
  3. ^ a b "Bougainvillea (group) - Plant Finder". www.missouribotanicalgarden.org. Diakses tanggal 2025-03-01.